Minggu, 30 Juni 2013

Nasyid Mengantarkan Saya Kepada Yang Positif

Assalamua'laikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bismillahirahmanirrahim...

Apa kabar sahabat fillah yang sedang membaca ini? Semoga Allah SWT. melimpahkah kasih curah-Nya kepada kita semua dengan Rahmat-Nya yang berharga untuk kita. Amin.

Kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang Nasyid. Sudah tahu kan Nasyid itu apa? Ya, lagu-lagu yang bernafaskan islami tentunya. Tapi kok sebelumya gak biasanya ya penulis nulis blog di buka dengan Salam dan Basmalah, biasanya juga enggak tuh? Hehe. Iya bukan karena topiknya tentang islam juga, tapi ternyata saya hilaf sebagai muslim harusnya mengucapkan salam dan basmalah itu dibiasakan dimanapun juga. Karena,

Allah Ta’ala berfirman:
تَحِيَّةً مِّنْ عِندِ اللَّهِ مُبَارَكَةً
“Salam yang ditetapkan dari sisi Allah yang berberkah.” (QS. An-Nur: 61)

Dari Abdullah bin Amr -radhiallahu anhu- dia berkata: Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Islam apakah yang paling baik?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
“Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal”. (HR. Al-Bukhari no. 11, 27 dan Muslim no. 39)

Dari Al-Barra` bin Azib -radhiallahu ‘anhu- dia berkata:
أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْعٍ وَنَهَانَا عَنْ سَبْعٍ أَمَرَنَا بِعِيَادَةِ الْمَرِيضِ وَاتِّبَاعِ الْجِنَازَةِ وَتَشْمِيتِ الْعَاطِسِ وَإِجَابَةِ الدَّاعِي وَإِفْشَاءِ السَّلَامِ وَنَصْرِ الْمَظْلُومِ وَإِبْرَارِ الْمُقْسِمِ وَنَهَانَا عَنْ خَوَاتِيمِ الذَّهَبِ وَعَنْ الشُّرْبِ فِي الْفِضَّةِ أَوْ قَالَ آنِيَةِ الْفِضَّةِ وَعَنْ الْمَيَاثِرِ وَالْقَسِّيِّ وَعَنْ لُبْسِ الْحَرِيرِ وَالدِّيبَاجِ وَالْإِسْتَبْرَقِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami dengan tujuh perkara dan melarang kami dari tujuh perkara: (1)Beliau memerintahkan untuk menjenguk orang sakit, (2)mengiringi jenazah, (3)mendoakan orang yang bersin, (4)memenuhi undangan, (5) menyebarkan salam, (6)menolong orang yang terzhalimi, serta (7)melaksanakan sumpah. Dan beliau melarang kami (1)memakai cincin dari emas, (2)minum dari bejana yang terbuat dari perak, (3)mayasir, (4)qassiy, (5)harir, (6)dibaj, dan (7)istabraq (semua jenis pakaian yang terbuat dari sutera atau campuran sutera).” (HR. Al-Bukhari no. 2265,5204,5414,5754,5766 dan Muslim no. 2066)



Subhanallah! Mari kita biasakan mengucapkan salam, sekarang InshaAllah saya akan biasakan. Danjangan lupa baca Basmalah yaaa ^_^
Kembali lagi ke Nasyid. Di SMA saya mengikuti organisasi islam yang bernama SHARIS (Shaf Remaja Islam) atau barisan remaja islam yang didalamnya terdapat struktur organisasi mulai dari Ketua sampai divisi. Salah satu divisinya adalah Divisi kesenian. Kebetulan (katanya) saya menjadi ketua di divisi Kesenian. Di divisi kesenian terdapat lagi bagian-bagiannya yakni Nasyid dan Kaligrafi. Kebetulan pula saya ditunjuk menjadi salah satu Munsyid atau orang yang menyampaikan dakwah lewat nasyid. Ya walaupun suara saya gak bagus-bagus amat, prinsip saya sih yang penting apa yang saya sampaikan di lagu yang hendak saya nyanyikan.

Sebenarnya ini pukulan bagi saya sekaligus pembelajaran yang berarti. Selama ini, saya tidak penah mendengarkan Nasyid, bahkan lagu-lagu di Hp saya semuanya kebarat-baratan. Ini merupakan kenyataan yang memalukan. Sebagai ketua didivisi kesenian, saya harus betanggung jawab dalam Nasyid di Organisasi ini. Sebenarnya saya malu, terlebih lagi saat teman-teman saya yang lain yang sudah terbiasa suka dengan nasyid, saat kami latihan, sepertinya hanya saya yang tidak kenal dengan apa yang mereka senandungkan. Sungguh memalukan. Ya Allah ampuni saya.

Lalu, saya tidak bisa untuk tidak terang-terangan. Teman-teman saya disana sepertinya sudah tahu jika saya ini kurang mendalami nasyid. Tapi, karena tanggung jawab saya sebagai Musyid saya harus kerahkan semua lagu-lagu yang saya kenal untuk saya abaikan dan saya belajar mengenal nasyid.

Guru saya berkata pada kami para munsyid, "Jika kalian ingin mencari popularitas, ingin di puji orang, bukan disini tempatnya. Nasyid bukanlah tempat untuk mencari popularitas.". Ya memang betul, saya pribadi saat mengenal awal-awal di nasyid menyimpulkan bahwa ini adalah dakwah.
Bahkan sekian banyak lagu-lagu yang di luar sana tidak bisa saya samakan dengan lagu-lagu nasyid.

Pelatih saya selalu berkata, "Saat tampil nanti, ingat selalu membaca istigfar!"
Ya, untuk menghindari syirik kecil, saat dimana nanti ada tepukan tangan dari penontun yang memabukkan kita dan walaupun itu hanya sesaat tapi sangat berbahaya. Lalu, beliau juga berkata, "Tujukan semua ini hanya untuk Allah! Istiqomahlah dalam bernasyid!". Ya, takutnya ada perasaan ingin dapet kompensasi, bisa jadi itu seperti bukan dakwah lagi tujuannya. Itu yang saya pelajari.
Hal terakhir adalah saat pelatih saya bertanya, "bilamana kalian nanti dipanggil untuk bernasyid lalu kalian mendapatkan uang, apa yang akan kalian pikirkan terlebih dahulu?" Kami semua terbengong. Ya apa ya? Mungkin anak remaja seperti kami pasti menganggapnya belum terlalu mendalam. Tapi beliau berpesan, "itu tetap rejeki dari Allah, tapi kalau teteh ya yang sudah dewasa jika menerima uang habis tampil rasanya hati itu bergetar". Ya, antara kebimbangan dalam pertanyaan Ya Allah apakah ini halal? Ini uang hasil keringat saya dalam mengenalkan nama-Mu dalam bernasyid.

Ya, banyak sekali pelajaran. Saya pribadi rasanya tidak pantas untuk dijadikan munsyid, tapi saya ingin. Sepertinya saya telah gagal mengetuai divisi kesenian. Kaligrafi saja saya belum mampu. Tapi saya bersyukur karena banyak hal positif yang saya dapatkan saat mempelajari Nasyid. Bukan mengetuai, tidak ada kata ketua disana. Karena kami semua belajar bersama.

Ada satu lagu yang sangat indah bagi saya. Ini saya jadikan salah satu contoh Nasyid dan yang saya favoritkan.

Nantikanku Di Batas Waktu - Edcoustic

Berdoa di kedalaman hatiku
Tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalehanku
Yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata
Sungguh walau ku kelu
Tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu dalam diriku
Jangan salahkan
Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang
Nanti ku bawa kau pergi
Ke syurga abadi
Kini belumlah saatnya
Aku membalas cintamu
Nantikanku di batas waktu

Lagunya gak kalah sama lagu Muse Unintended. Hehehe. Tapi memang gak bisa di samakan dengan lagu lain. Lagunya memenangkan jiwa.


Minggu, 23 Juni 2013

Dunia Hidup dan Mati



Ini adalah pukulan yang sangat keras. Mendengar kekecewaan mereka. Betapa banyak orang yang ku sakiti. Bagaimana aku tahu ini menjadi membosankan saat semuanya berakhir dengan tidak bahagia? Aku mencoba untuk bertahan dari sisi yang licin. Mereka semua menjatuhkanku, saat aku tahu bahwa sedikit keringat tidak akan berarti apa-apa.Ya, bagaimana aku tahu sesuatu yang  tidak ada telah merampasku? Kekosongan inilah yang seharusnya aku tuliskan dengan tinta sejarah. Katanya kebaikan berbanding terbalik dengan kejahatan. Apa itu kebaikan? Apa itu kejahatan? Dimanakah tolak ukur bahwa ini baik dan itu tidak? Dimana? Dimana? Atau apa? Aku dengar berulang kali bahwa kehidupan disini takkan berakhir dengan indah. Bahkan sekian cinta dari Tuhan yang menggoresnya takkan merubahnya menjadi takdir yang terbalik. Itulah yang tertulis. Karena aku memiliki kedua sisi, aku bisa merasakan seluruh dunia ini menangis. Terkadang mereka ingin segera mati. Tapi aku tak ingin mereka cepat pergi. Disinilah aku, menggoreskan sedikit kekeliruan. Dan aku ingin mati. Dunia harus mati. Tapi aku hidup. Aku bisa melihat semuanya.
Sekali lagi, dimanakah orang-orang yang kusakiti? Mengertilah bahwa aku tak selalu sama. Dunia tak selalu sama. Aku suka bagian yang kau benci. Karena aku tahu, kita tak selalu sama. Tapi kita sama di dua sisi. Aku, kau dan dia menentukan dunia ini bertahan dari tangisan dan teriakan yang nantinya akan mengguncang kita semua. Aku tahu dunia ini sedang tidak bahagia, aku bilang, aku bisa menghadapinya dengan sisi yang bertentangan. Aku bilang dunia ini indah, bukan untuk berpura-pura. Dunia ini memang indah. Entah sisi yang mana yang berkata itu.

Sabtu, 15 Juni 2013

Chi, Wee or KORO

Hallo semua...!! Semoga pada baik-baik aja yah!
Sekarang aku mau berbagi informasi yang sebenernya mendekati ke curhat. Hahahha..Biarin ya..Kan menulis itu adalah kebebasan dan hak setiap warga negara dimana saja dan kapan saja, asal tidak mengundang percekcokan yang bisa bikin dunia ini gak damai.

Ok lah!
Berhubung saya kamarin rasanya BETE banget, karena udah mulai liburan sekolah akhirnya saya memutuskan untuk nonton saja. Karena gak ada CD yang rame saya buka PC dan langsung ke situs www.youtube.com untuk menonton film Chi's Sweet home. Awalnya saya gak tahu kalo ternyata gantungan HP yang saya kasih nama KORO ini ternyata nama aslinya CHI atau WEE yang merupakan kartun komedi di jepang. Ya sudah, saya juga udah antusias banget sama CHI, WEE atau KORO ini.


Saya lihat ada 94 episode. Di episode 22 saya terhenti karena saya gak tahan lagi. Habisnya saya jadi tiba-tiba ngerasain nostalgia dengan kucing saya yang namanya CAESAR yang terbuang pada tahun 2008 lalu. Sedih banget! :'(

Ceritanya tentang anak kucing yang pisah sama ibunya. mirip-mirip film HATCHI gitu. Tapi Chi ditemuin sama anak laki-laki dan akhirnya di adopsi. Tapi Chi kangen ingin nyari ibunya. Dilema lah Chi antara harus tinggal bersama Youhei atau mencari ibunya.

Ceritanya sebenernya classic banget. Kita disuguhkan seperti menjadi Chi. Karena dia ngomong terus. Hobinya minum susu, main-main sama tidur dan yang paling pasti itu Makan. Pokonya asyik. Kayaknya abis nonton ini aku jadi belajar memahami perasaan kucing lebih dalam. :)


O yah.. Dibalik itu juga tersimpan cerita lain. Sebelum saya tahu soal CHI, saya pernah beliin gantungan Chi ini buat seseorang yang spesial pada tahun berapa yaa?? kalo gak salah tahun 2010 deh.

saya suka figure yang ini. Sebenernya banyak figure yang lain tapi entah kenapa saya lebih suka yang ini. Soalnya orang yang mau saya kasih gantungan KORO ini nyebelin banget, jadi figure saya suka marah sama dia.Hehehe. Kalo dia ngeselin, wajah aku kayak gitu. :)
Jadi sebelum saya tahu bahwa KORO itu nama aslinya Chi atau WEE saya udah kenal sama figure ini dengan nama yang saya beri, yaitu KORO.
Tapi mau KORO, CHI atau WEE bagi saya mereka adalah CAESAR.
Caesar yang saya sayang sampe sekarang dan gak bakalan mati sampai kiamat tiba.
Lhooooooooo????????
Jadi ada double memories dalam Chi :) duuuhh kangen dua-duanyaaa :D :D


Inilah macam-macam ekspresi CHI atau WEE dan saya menyebutnya KORO.
Lucu banget kan! waktu saya nemuin ini di Mall Bandung, saya kebingungan. Mau pilih yang mana.Akhirnya temen saya yang nganterin ngomel-ngomel terus karena saya kelamaan milih. Hahahahha
Tapi, akhinya saya pilih yang figure Angry Chi. :)

Bagi yang mau tahu film nya silahkan klik link dibawah ini

Terimakasih. Salam Hangat dari MELINDA...............



Jumat, 14 Juni 2013

Kucing Kucing-Kucingan



Sudah tahu kan permainan kucing-kucingan? Permainan ini sudah sangat terkenal di seluruh dunia. Kalo inggrisnya namanya “Hide and Seek”. Permainan ini dilakukan oleh anak-anak mulai dari 4-9 tahun atau mungkin ada yang udah gak anak-anak sekarang masih kucing-kucingan. Kayak saya ini. Dulu sih waktu saya masih imut (sekarang juga masih :D) saya sering banget main permainan kucing-kucingan sama temen-temen saya satu RT. Ada yang ngumpet di gorong-gorong kering, ada yang ngumpet di dapur orang, ada yang ngumpet di balik bangunan atau tanaman, yang paling parah sih waktu jaman saya ada yang ngumpet berjarak sekitar 50 meter dari si kucing sangking gak mau ketauan. Tapi jaman sekarang kok saya udah jarang banget lihat anak-anak main permainan ini. Yowes…

Sekarang kan saya udah belasan tahun bukan anak-anak yang ingusan lagi, bukan anak-anak yang kalo pipis minta di anterin mamah lagi, tapi percaya atau tidak saya sampai sekarang masih seneng sama pemainan ini. Sampai-sampai saya ajak kucing saya sama si Caesar buat ikut main.

Nah, kalo main sama si Caesar, yang jadi kucing sudah pasti si Caesar lah. Udah mutlak. Kaga bisa di ganggu gugat. Si Caesar nyari saya yang lagi ngumpet. Biasanya tempat persembunyian saya kalo gak di balik pintu, saya ngumpet di dalem lemari. Percaya gak kalo si Caesar beneran nyari saya.

Jadi sebenernya ya, untuk melakukan permainan ini dengan kucing, saya harus melakukan “pemancingan” terlebih duli. Tidak semata-mata si Caesar mau di ajak main kayak ngajak orang. Jadi saya pertama kali lihat dulu kondisi si Caesar, apakah dia sedang jilat-jilatkah, sedang tidurkah, sedang nyuci piringkah, sedang nonton TV kah. Nah, kondisi yang paling pas itu adalah kalo si Caesar lagi nongkrong atau lagi duduk-duduk ngelamun. Lalu saya panggil si Caesar dengan kata-kata kunci “Ngeeeeeeeeeeeng!” sambil memandang wajahnnya. Kalau Si Caesar melihat saya artinya dia mau diajak main, kalau dia langsung buang muka berarti dia lagi males. Nah, saya pandang wajah si Caesar dalam tujuan menyampaikan interaksi dengan cara kontak batin. Lalu saya bergerak dan berjalan sambil tetap melihat wajahnya, artinya permainan sudah dimulai. Kalau si Caesar gak ngikutin kemana saya bergerak berarti permainan ini gagal total. Kalau ngikutin barulah saya berjalan agak lambat supaya dia tetep bisa ngelihat saya terus ngikutin, lalu semakin cepat semakin cepat pergerakannya, saat saya berlari dia ikut lari, saat dia berhenti dia ikut berhenti. Keren kan!

Saya masih pandang wajahnya, saat mau sembunyi harus ada ancang-ancang. Karena saya main di dalem rumah, jadi saya pertama sebelum sembunyi saya harus tetap konsentrasi pada kecepatan arah berjalan si Caesar ke arah saya, Waktu itu saya ngumpet di lemarinya mamah saya. Di ruang tengah saya diam depan kamar mamah saya, dia juga ikut diam, lalu saya masuk dan berlari sebelum si Caesar lihat, saya langsung masuk ke lemari (dengan susah payah), lemarinya jangan ditutup entar gak bisa napas. Buka sedikit sambil buat ngintip si Caesar ngapain. Nah pas si Caesar masuk kamar, dia olohok alias kebingungan. Ini yang paling saya suka. Hahahhahhahha. Kalau dia bisa ngomong bahasa manusia kayaknya dia bilang “Alamak!!!??? Macam mana kali ini?!?” Dia masuk ke dalem kamar terus nyari saya ke sudut-sudut kamar, saya cekikikan tapi pelan pelan jangan sampe ketahuan.

Terus Si Caesar kayak yang oon mukanya lirik kanan lirik kiri. Pas dia di depan lemari, ya saya kagetin sambil teriak puas buka lemarinya!! “WAHAHHAHAHHAHAHHAHA”
Kaget dia. Hahahhahahahha.. Terus saya pangku dia terus saya cium-cium deh sambil di peluk. Abisnya si Caesar udah bikin saya bahagia waktu itu. J


Nah, Bagi temen-temen yang mau coba. Cobalah. Ini seru banget! Oia, hal yang paling penting agar permainan ini berhasil adalah ketika anda dalam proses “pemancingan”, anda harus pasang muka ngeselin. Ini yang paling penting! Ingat! Ini akan 100% berhasil. Jika tidak jangan harap Kucing anda mau main kucing-kucingan dengan anda. Soalnya saya udah coba pasang muka biasa aja dia biasa aja. Tapi waktu saya coba pasang muka sok imut, si Caesar terpancing. Selamat mencoba!



Sabtu, 25 Mei 2013

Funny or Spoof


 One day, there was a man walking on the desert. He was very poor and he has not have anything. When he prayed, “Oh, Lord.. Please don’t make me eat all of these sands. I am so hungry and thirsty. O, Lord.. Please give me some miracle for me. And or you can show me this is just a program TV of comedy.”

He was very pity at that time. Then The God gave mercy and helped him. Suddenly, The man saw a teapot. He hoped it’s some of water. But in case, it was empty. “What The.. Just Junk!”. Then he threw it. But suddenly, there was something came out from the teapot.



“BHAHAHAHA…BEHOLD! I am the genie of the lamp! I have come to grant you three wishes!”
“WHA..WHA..WHAAAAAAAAT?? Is it real? Bu..but…I wasn’t rob your lamp.”
“WHAHAHAHA…You are so primitive guy. Just touching, it will be enough”
“MODERN LAMP!!”
“Of course. It does Available at Android Store or Apple Market. Alright, stop for reunion. What is your first wish?”
“Hmmm….How about….wait..wait…”
“Oh, come on man, I have dating with my girl”
“Oka, Oka.. I wish more Wishes!!”
“BFFFFFF….WAHAHAHHA…!!! Are you kidding me? Have you ever watch fairy tale story about me, man?”
“I don’t think so. When I was child, I haven’t watch Disney”
“The genies just grant three wish. That is the rule!”
“Woa, I see.. And Can I wish everything?”
“Of course. Everything do you want!”
“I see”
“How is it?”
“I wish………….MORE GENIES!”
“WHAT? Repeat Please!” The genie dumb
“Yes, I wish more genies like youuuu…!!”
“How much?” The genie forced to respond
“You can read my mind, man.” He smile and his eyebrows dip

Then the genie granted first request. The man at that same time said and topsy-turvy, “YAHOOOOOOOOOOO…. One hundreds GENIES!!!! I AM THE LUCKY GUY IN THIS PLANET!!”
“ Come on, man. Two wishes again.”
“Be patient, I have to write my life future first. One genie has three wishes. 100x3 = 300 wishes..Oh I know..Bla bla blaah ”
“Wathever”, The genie said.
The other genie whispered, “What am I doing here actually, bro?”
“Stay in line, man!! I am first here! Don’t Interrupt!”, that genies said.

Jumat, 24 Mei 2013

Toilet Sebagai Renungan


Suatu hari saya baru pulang dari sekolah. Sampai di rumah, Ibu saya ngomel-ngomel. Tiba-tiba saja rumah ini seperti gedung DPR.

“Tuh, Coba Saudara lihat! Rakyat kita membangkang! Masak buang kotoran di singgasana Presiden?”, sahut Ibu Menteri Dalam Negeri.
“Masya Allah?!! M asak sih Bu?Mungkinkah ada sesuatu hal yang membuat mereka demikian? Apakah kekurangan lapangan permakanan ataukah mereka tidak suka dengan UUK  kita?”, jawab saya selaku Menteri Pendidikan, Menteri Luar Negeri dan Menteri Permandian.
 “Mana saya tahu! Mereka menjadi anarkis.Ya, coba saudara bayangkan bilamana Presiden melihat kejadian ini? Apa saudara rela melihat rakyat-rakyat kita dibuang?”, Sambung Ibu MenDalNeg.
“Tidak!”, saya sontak menjawab.
“Lalu apa yang seharusnya kita lakukan? Apa saudara punya ide?”, respon Ibu MenDalNeg.
“Tunggu sebentar, saya tidak paham. Mengapa mereka menjadi decatisasi (kucing modern yang kehilangan nilai kekucingannya). Padahal mereka kan so imut dan so centil?”
Ibu MenDalNeg terbengong. “Itu bagaimana maksudnya?”
“Ya, Bu..begini. Mereka masih 3 bulan. Jika kita kaitkan pada kehidupan manusia, Rakyat kita sedang ABG dan Labil. Coba pahami!”.
“Anda kan yang menjadi menteri pendidikannya, coba anda analisa lebih rinci”
‘ya, saya pikir ini saatnya mereka memasuki yang namanya UTS atau Ujian Toilet Seharian”
“Hahahahha…gak ngerti saya!”
“Jadi, kita kurung mereka di toilet malam ini supaya Stabil. Nah, kan kalau mau Buang Air Kecil ataupun Besar mereka pasti mau tak mau harus dibuang disitu!”
“Sepertinya ada kemungkinan berhasil! Baiklah semoga program ini berhasil!”

Keesokan harinya..
Ibu MenDalNeg bersorak, “YIPEEE LALA YEE YIPEEE LALA DOOO!! BERHASIL BERHASIL BERHASIL HORAAAAAAY”
Saya terbengong, “Ada apa Ada Apa? Ada Dora the Explorer?? MANAAAAAAAAAAA????”
“Bukan itu! Lihat dong, program anda sukses 100% ^_^”
“oohh,,,sudah ku prediksi. Hahaha…”
“ngomong-ngomong metode apa yang saudara lakukan sampai sesukses ini?’
“Oh itu gampang, sebelum saya jebloskan mereka ke toilet, saya kasih mereka TIPS.
Tips yang pertama saya menyiapkan 2-3 cukil nasi hangat lalu saya campur dengan ikan tongkol, terakhir saya kasih BON CABE, dan akhirnya mereka sakit perut dan mau tidak mau proses untuk Buang Air pasti ditempat ini (sambil saya tunjuk toilet)”
“WAH WAH WAH..Keren juga ya ide saudara ini”
“HA HA HA.. Ayo kita tertawa bersama-sama”
"HA HA HA HA HA HA HA HA HA HA!!!"

Dan akhirnya sesi ini diakhiri dengan high five berulang-ulang.


Itulah pelajaran bagi CAESAR DAN DEBORA. Yang asalnya mereka suka buang air dimana-mana, terutama yang suka bikin Ibu sama geram ya di Kasur. Makanya rutinitas Ibu saya nyuci Sprei sama seperti rutinitas Caesar dan Debora buang air. Tadinya Ibu saya sempat marah gak ketulungan, mungkin sudah capai dan kesal. Jadi Ibu saya berencana mau membuang mereka. Tapi setelah ada Metode UTS mereka tidak lagi buang air dimana-mana. Sekarang mereka sudah hideng alias mandiri jika ingin buang air dan tempatnya pasti di toilet
. Hehe..

Nah bagi temen-temen yang punya kucing atau peliharaan lainnya yang agak membangkang, temen-temen bisa coba metode saya ini.

Hehehhe..terimakasih ya.


P.S : Cerita ini Nonfiktif tapi kalau lebaynya memang Fiktif.

Selasa, 09 April 2013

Satu Lautan Dan Satu Samudra


Ada suatu fase dalam hidup dimana saya merasa ambigu terhadap perasaan dan keyakinan saya. Sekian banyak cerita tauladan dan tata aturan yang dipelajari belum tentu mengantarkan saya melangkah sejengkalpun terhadap keyakinan saya. Lalu bagaimana? Berubah haluan menjadi "pura pura lupa" atau mencari sudut pandang lain tentang keyakinan saya? Saya secara pribadi memutuskan mencari sudut pandang lain dengan mengaitkannya pada bentuk 'energi'. Pahala, dosa dan perilaku saya dicampur menjadi suatu bentuk energi dalam jiwa. Setelah beberapa waktu berjalan ternyata apa semua yang tersarankan membawa energi2 positif ketentraman dalam hati dan apa yg dilarang membawa kegelisahan jiwa.

Satu Lautan dan Satu Samudera menjadi bagian dari hidup saya. Satu lautan yang mengantarkan saya terhadap satu keyakinan.Saya berkeyakinan tinggi bahwa laut yang saya beri nama Defined Sea (yang tergambarkan) membuat saya memiliki keyakinan dimana Tuhan ‘tidakselalu’ atau ‘mungkin tidak akan’ atau ‘mungkin akan’ mengikuti setiap harapansaya. Defined Sea membuat saya berpikir tentang rasa aman,tentram, bahagia, ketakutan, kekuatan, dosa, pahala, sukses dan gagal bersama keyakinan terhadap Tuhan.

Sudut pandang saya terhadap Defined Sea mengenal lautan perbuatan dosa selalu diiringi dalam bentuk peperangan batin. Ingin tapi tidak (karena dosa). Defined Sea membuat saya selalu bingung dan kadang kehilangan pegangan. Namun, keyakinan yangmenyebabkan Undefined Sea dalam konteks kegelisahan jiwa menyebabkan saya menang karena ketakutan akan dosa walaupun hanya sedikit. Defined Sea menyebabkanreal effort dalam setiap jam kerja saya. Defined Sea juga mengantarkan harapan dan cita-cita tertinggi saya. Konsep takdir Tuhan menyelimbuti Defined Sea. Itulah dimana kekuatan iman sangat dibutuhkan.

Defined Sea membutuhkan kekuatan konstan atau berkesinambungan untuk mempertahankan setiap volumenya(isi dari keyakinan tsb.). Semakin saya mampu mempertahankan Defined Sea  dengan segala macam dan bentuk usahanyamaka saya yakin Defined Sea akan menjadi samudera dengan luasan yang tak terhingga(harapan, cita2, rejeki). Begitupun sebaliknya, jika Defined Sea saya dihilangkan pondasinya, maka mungkin Defined Sea akan secepatnya surut perlahan-lahanmengikuti sampai dimana saya telah selesai menghancurkannya, mengabaikannya dan melupakannya lalu dipertemukannyalah dengan Takdir Tuhan yang tidak pernah diharapkan. Itulah Defined Sea yang kadang menakuti saya dan kadang pula memotivasi saya.

Lalu bagaimana dengan Cobaan Tuhan terhadap Defined Sea yangterjaga pondasinya?  Karena iman adalah pondasinya, dimana ada pepatah mengatakan “Curigalah jika orang beriman tidak diberi Cobaan oleh Tuhan-nya”, berusaha tapi hasilnya nihil(nol besar). Pandangan saya mengenai ini adalah 1)Karena Tuntutan orang beriman 2)Bukan Takdir 3)Coba Lagi. Poin ke-3 menjelaskan pada nilai kesanggupan iman dalam mempertahankan Defined Sea dengan tingkat keyakinan yang sangat tinggi. Dengan kata lain double fates (takdir ganda) didalam cobaan, yakni takdir gagal dan takdir kesempatan. Double Fates semacam ini didalamnya terdapat unsur kesempatan berhasil (tanpa meningalkan keyakinan bahwa takdir tetaplah Tuhan yang menentukan). Hampir sama seperti poin ke-3, untuk poin-2 secara mutlak ditetapkan secara “blacklist” oleh Tuhan tanpa double fates.Kesia-siaankah ini? Saya rasa tidak! Karena jika takdir Tuhan itu benar, Tuhan takkan membiarkan itu terjadi jikalau ada maksudnya.

Ada seorang kakek bernama Tuan Rex yang hidup sendiri.Ceritanya Tuan Rex menemukan anak harimau yang pinsan tenggelam di dekat sebuah sungai tempat dimanaTuan Rex mencari ikan.Tuan Rex menolongnya dan membesarkannya selama beberapa Tahun, tetapi setelah harimau yang diberi nama Max tersebut tumbuh dewasa di saat kondisi Max lapar berat dan tidak ada makanan, munculahinsting liarnya dan hampir membunuh tuan Rex. Karena maksud tuan Rex yang malang ini baik mau menolong Max, maka semuanya tidaklah sia-sia dimata Tuhan jikalauTuan Rex mati dimakan Harimaunya. Itulah takdir Tuan Rex yang pertama. Tidakada kesempatan apapun bagi Tuan Rex karena Takdir Tuan Rex adalah mati dimakan harimaunya. This is about Blacklist Fate.

Takdir Tuan Rex yang kedua. Lalu bagaimana nasib Max saatTuan Rex sedang kecewa karena harimaunya hendak memakannya? Max yang diabaikanTuan Rex, akan kelaparan saat Tuan Rex tidak memberinya daging seperti biasanya. Mungkin saat insting liarnya terpendam jauh ke dasar hatinya yang sedang mengingat Tuan Rex, Max akan menghampiri Tuannya, dan disinilah gambaran konsep ke-3. Kesempatan! Mungkin Tuan Rex  akan tidak sudi dan benar-benar membuang Max,tapi karena Max adalah teman hidup tuan Rex, maka Tuan Rex mencoba inisiatif untuk melatihnya menjadi harimau yang penurut dengan mengendalikan insting liar Max. Itulah gambaran Defined Sea dengan tingkat keyakinan yang sangat tinggi. Keyakinan Tuan Rex sangat tinggi untuk melanjutkan hidup bersama Max walaupun mempertaruhkan nyawanya. Efeknya bisa terjadi seperti ini, Max terlatih dan bisa mengontrol insting liarnya karena Tuan Rex telah melatihnya. Tuan Rex dan Max menjadi bersama tanpa ada rasa takut dari Tuan Rex. Ini adalah pencapaian maksimal Tuan Rex. This is about Double Fates.

Samudera sejak dulu telah sukses menunjukan pada saya bahwa samudera itu lebih luas daripada lautan. Sedangkan lautan (defined Sea) yang terjaga yang sudah saya jelaskan ini tidak mudah untuk di tempuh.Defined Sea yang terjagayang berhasil kita kembangkan dengan pondasi iman sehingga menciptakan Samudera yang lebih luas. Setelah Defined Sea, saya ingin mengitari Samudera, samudera ini saya beri nama The Heaven Of The Sea. Tujuan Defined Sea yang sesungguhnya adalah menuju The Heaven Of The Sea.